Home / PENDIDIKAN / DKSS Gelar Refleksi Seni 2019

DKSS Gelar Refleksi Seni 2019

VOSMEdia, PALEMBANG – Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), menggelar Refleksi Seni 2019 Anugrah Batang Hari Sembilan, di Swarna Dwipa Hotel, senin (9/12/19).

Ketua Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) Syahriel Erwin menkelaskan refleksi seni ini, merupakan agenda tahunan dari DKSS sebagai usaha untuk menggambarkan sebuah episode perjalanan berkesenian di Sumsel setiap tahunnya.

“Gambaran berkesenian ini berwujud apresiasi kepada seniman, pekerja seni dalam karya dan pengabdiannya sesuai dengan minat serta bidang seni masing – masing,” ungkap Erwin.

“Panitia menyampaikan rasa terima kasih atas waktu para tamu yang menyempatkan diri hadir,” lanjutnya.

Lanjut Erwin, DKSS tak hanya menjadi pemikir, tapi juga mengembangkan dan sebagai pelaksana kesenian di Sumsel dimana salah satu program yakni anugrah seni malam ini. “Pemberian anugrah seni kami berikan kepada pihak pemerintah di Sumse tak hanya kepada para pelaku seni, kedepan harapan agar lebih memajukan kesenian yang ada di Sumsel ini,” ucapnya.

Meski dapat anggaran sedikit kami bersyukur telah mendapatkan anggaran dari APBD, berharap agar tidak ditinggalkan lagi. “Kami yakin pak Wagub dan pemerintah memikirkan kesenian,” tandasnya.

Sekretaris DKSS Surono, dalam paparannya menjelaskan DKSS memberikan penghargaan berupa kusala Batanghari Sembilan 2019 kepada Walikota Prabumulih atas kepeduliannya kepada pengembangan kesenian sebagai upaya pemajuan di Kota Prabumulih.

“Kota Prabu, telah menerbitkan Perda Kota Prabumulih no 5 tahun 2015 tentang budaya tradisional kota tersebut, Berdirinya tempat kesenian, mendirikan gedung tempat latihan seniman, memberikan umroh bagi seniman setiap tahun, dan kendaraan bagi para seniman.

Kabupaten Banyuasin, lanjut Surono juga mendapatkan Anugerah Kusula Batanghari Sembilan 2019, atas pengembangan sastra tutur dan tari tradisional sebagai warisan budaya masyarakat asli Banyuasin, dan juga pengembangan kesenian pendatang di kabupaten tersebut.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya dalam sambutannya mengatakan, semua kelompok, komunitas ataupun individu pastilah ada seninya, kesenian tradisional merupakan warisan budaya bagi suatu daerah dan patut kita lestarikan.

“Kami ucapkan selamat atas yang telah menerima penghargaan, terlebih lagi kepada pihak pemerintah yang ada di Sumsel yang berkomitmen peduli kesenian,” tutupnya.

Selain penerima Anugerah Kusula Kusula Batanghari Sembilan 2019, DKSS juga memberikan Anugerah kepada seniman yakni dalam kategori karya, A. Hernawan seni rupa, Latifah Amaliyah seni tari, Imron Supriadi seni sastra, Febri Irwansyah seni teater, Jimmie Dalvian seni musik, Yan Romain Hamid seni audio visual, dan kategori non karya yakni Kgs. Wirawan pelestari wayang kulit Palembang serta Alm. Dahyat Fahlevi (Dadan) atas dedikasinya terhadap seni. (fly)

About redaktur

Check Also

Cegah Covid-19, Pemkab Mura Bagikan Bantuan Dengan Tidak Berkerumun

VOSMedia, MUSIRAWAS – Dalam memberikan bantuan untuk mengurangi dampak sosial akibat wabah Covid-19, Bupati Musi …