Home / POLITIK / KPU Banyuasin Minta Pemilik Akun Medsos Dan Media Online Minta Maaf Terkait Hoaks

KPU Banyuasin Minta Pemilik Akun Medsos Dan Media Online Minta Maaf Terkait Hoaks

VOSMedia, Banyuasin – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), memberikan waktu 1×24 Jam, kepada pemilik akun media sosial (medsos) dan media online yang menyebarkan berita hoax atau bohong, untuk segera meminta maaf.

KPU Banyuasin mengungkapkan bahwa, Akun medsos dan media tersebut, telah menyebarkan berita bohong atau hoax dengan menampilkan video, pemanggilan kepada petugas dan tanpa pengaman, juga memberitakan kotak suara yang hilang, yang menyebabkan terjadinya keresahan di masyarakat.

“Kami berfikir bahwa postingan ini akan menimbulkan kegaduhan dan ketidakpercayaan masyarakat kepada penyelenggara, dan juga kami berharap polisi bisa melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap akun dan media ini,” ungkap Nurul Mubarok, selaku Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan, Partisipasi Masyarakat dan Masyarakat, Rabu(24/4/19).

Senada dengan hal itu, Ketua KPU Banyuasin, Agus Suprianto menjelaskan, video yang viral tentang kotak suara pemilihan presiden dan wakil presiden hilang dan tidak ada penyelenggara dan pengaman adalah hoax.

“Informasi bohong itu, Peristiwa itu bukan di Kabupaten Banyuasin dan bukan acara pemilu,” ujarnya.

KPU Banyuasin berharap sebelum hal ini dilaporkan, agar pemilik akun dan media yang memberitakan hoax atau tidak berimbang segera minta maaf.

“Kami beri waktu 1×24 jam untuk minta maaf. Jika tidak maka permasalahan ini akan kami laporkan ke Polda Sumsel karena sudah menyebarkan berita yang menyesatkan atau hoax,” terangnya.(edw)

About redaktur

Check Also

Riko Saputra Ketua JAMAN Sumatera Selatan yang juga Wakil Direktur Eksekutif Direktorat Relawan Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo -Mahfud MD.

Simulasi Surat Suara KPU Dinilai Menyesatkan, JAMAN Protes Keras

VOSMEDIA.CO.ID_NASIONAL – Relawan Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) bersuara keras terhadap simulasi pemungutan suara yang dilakukan …